Dinamika sebuah strategi

oleh: Henry Christianto
Junior consultant Sisfo Strategic Learning and Consulting

Strategi merupakan kata yang cukup familiar dalam kehidupan kita. Disadari atau tidak, kita telah menggunakan strategi dalam menjalani dinamika kehidupan kita sehari-hari. Saat seseorang bertanya kepada anda “Bagaimana mencapai cita-cita anda tahun depan?”, maka sebenarnya orang tersebut sedang bertanya tentang apa strategi anda dalam mencapai visi hidup anda.

Bagi perusahaan, strategi merupakan langkah yang dilakukan, dalam jangka pendek maupun jangka panjang, untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Strategi dapat dikelompokkan kedalam 3 (tiga) tingkatan, yaitu:
1. Strategi Generik
2. Strategi Utama (Grand Strategy)
3. Strategi Fungsional

Strategi Generik

Tingkat pertama dari strategi adalah Strategi Generik. Strategi Generik merupakan strategi umum yang diterapkan perusahaan dalam meraih keunggulan kompetitif (competitive advantage). Karena bersifat umum, maka strategi ini dapat diterapkan pada semua jenis industri. Porter mengklasifikasikan strategi generic kedalam 3 (tiga) kategori, yaitu:
1. Strategi cost leadership
Merupakan strategi penentuan harga termurah. Perusahaan menjual produk/jasa dengan harga paling murah dibanding kompetitor lain, sehingga sulit disaingi oleh kompetitornya.
2. Strategi differentiation
Strategi dengan mengeluarkan produk / layanan yang unik dengan harga bersaing sehingga tidak dapat disaingi oleh kompetitornya
3. Strategi segmentasi/fokus
Strategi ini diterapkan perusahaan dengan fokus pada segmen pasar tertentu. Strategi ini dapat berupa fokus pada harga termurah (cost leadership), fokus pada kualitas produk yang unik (differentiation) atau fokus pada keduanya (cost leadership dan differentiation. Strategi ini diterapkan perusahaan untuk “menjatuhkan” kompetitor. Strategi ini biasanya diterapkan oleh perusahaan yang sudah matang dan menjadi leader dalam industrinya.

Strategi Utama

Tingkat ke 2 dari strategi adalah Strategi utama atau dikenal juga sebagai strategi korporat, dimana strategi ini menjadi landasan dalam formulasi strategi fungsional. Strategi Utama merupakan penurunan dari strategi generik yang menjabarkan langkah-langkah strategis perusahaan dalam mencapai visi dan misi perusahaan.

Strategi Fungsional

Tingkat ke 3 dari strategi adalah strategi fungsional. Strategi ini juga merupakan penjabaran strategi diatasnya, yaitu strategi utama. Strategi ini bersifat spesifik pada beberapa area dalam organisasi seperti teknologi, sumberdaya manusia dan keuangan. Ada 5(lima) macam strategi fungsional yang merupakan penjabaran dari strategi utama, yaitu:
1. Strategi Pemasaran
2. Strategi Keuangan
3. Strategi SDM
4. Strategi Produksi/operasi
5. Strategi sistem informasi/teknologi informasi

Bagaimana hubungan ketiga strategi diatas ?

Ketiga definisi strategi diatas dapat kita jumpai pada berbaga macam buku teks strategi management. Namun, bagaimana hubungan ketiga strategi dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi ? Gambar berikut akan menunjukkan keselarasan (alignment) antara strategi generic, strategi utama dan strategi fungsional beserta penurunan menjadi program kerja dan penentuan budget yang dibutuhkan:

gambar-12

Gambar 1: Alignment strategy

Gambar diatas menunjukkan logika keselarasan antara strategi utama (tingkat 1) dengan strategi-strategi dibawahnya (tingkat 2 dan 3) dimana formulasi strategi utama harus mengacu pada strategi generik, begitu pula formulasi strategi fungsional yang harus selaras dengan strategi utama. Keselarasan ini dilakukan untuk memastikan agar strategi fungsional -yang akan dijabarkan kemudian menjadi kebijakan, program kerja, prosedur dan budget– tidak melenceng dari strategi utama / strategi korporat dan strategi generic yang sudah didefinisikan oleh pimpinan perusahaan. Sebaliknya, garis hijau menggambarkan bagaimana budget hingga strategi utama dapat mendukung strategi generik perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan.

Dengan digunakannya analogi keselarasan tersebut, maka dapat diketahui apa yang harus dilakukan perusahaan, baik di level manajemen tingkat atas (high level management), tingkat menengah (medium level management) maupun level manajemen tingkat bawah/operasional (low level management), termasuk menentukan berapa budget yang dibutuhkan dalam melaksanakan strategi untuk mencapai tujuan perusahaan.

DInamika pelaksanaan strategi

Sebuah strategi yang telah tertuang dalam dokumen rencana strategis perusahaan tidaklah bersifat mutlak / konstan. Dalam pelaksanaan strategi (biasanya rencana strategis dibuat untuk jangka waktu 5 tahun) terjadi perubahan pada lingkungan bisnis eksternal perusahaan yang terjadi akibat perubahan politik, ekonomi, sosial, teknologi ataupun meningkatnya kondisi persaingan pada industri. Untuk itu, perusahaan perlu mencermati hal tersebut agar dapat bertahan dan memenangkan kompetisi.

gambar-2Gambar 2: Dinamisasi Strategi

Gambar 2 diatas menggambarkan bagaimana siklus strategi yang terjadi selama 5 (lima) tahun pelaksanaanya. Perubahan lingkungan bisnis eksternal perusahaan dapat memicu lahirnya strategi baru (emerging strategy) dan atau menggugurkan strategi lama yang sudah tidak relevan. Proses verifikasi validitas dan reliabilitas strategi ini sebaiknya dapat dilakukan setiap tahun, mengingat hadirnya internet mempercepat perubahan yang terjadi pada lingkungan eksternal, khususnya teknologi. Ketepatan penggunaan alat ukur dan validitas data yang tersedia merupakan penentu keberhasilan verifikasi strategi yang dilakukan perusahaan demi menjada up-to-date nya strategi yang dilaksananakan tiap tahun.

Kesimpulan

Secara umum, ada 2 (dua) hal penting yang harus diperhatikan perusahaan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi strategi untuk mencapai tujuan dalam mewujudkan visi dan misinya, yaitu:

1. Memastikan terjadinya keselarasan antar strategi dari strategi generik hingga penentuan prosedur dan budget pada perusahaan

2. Mencermati perubahan lingkungan bisnis eksternal dengan mengeliminasi strategi yang sudah tidak layak dan atau merumuskan strategi baru, dimana proses verifikasi strategi dilakukan dengan menggunakan alat ukur yang tepat serta data yang akurat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: